Fragmen Sore
Aku masih menjdi pengagum langit, tidak untuk berada disana ataupun melangit, tapi untuk tetap menatapnya dari jauh saja. menerima apapun warna yang dihadirkannya. langit selalu memberiku ruang tersembunyi untuk berbincang kala dunia menatapku berbeda.
(Dehaeruna)
Langit adalah kitab yang terbentang, begitu kata andrea hirata dalam novelnya edensor. Novel yang ku baca 9 tahun lalu etika masih bekerja di ibu kota. Setelah menamatkan 2 seri novel sebelumnya Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi, aku melanjutkan kepenasaranku unntuk membaca novel ketiga dari tetralogi laskar pelangi. Juju, setelah membaca ketiga novel itu semangat belajarku kembali membara, Setelah hampiir 2 tahun bekerja di jakrta dan kali ke tiga aku gagal tes masuk sebuah sekolah tinggi keuangan dengan sistem ikatan dinas paling bergengsi di indonesia. padahal sebenarnya aku tak begitu tertarik belajar keuangan, aku yang notabene lulusan SMA IPA lebih suka belajar sain dan ilmu murni atau teknik.
Kembali ke masalah langit, dalam novel edensor andrea hirata menarasikan kehidupaanya dengan sangat luar biasa bahwa hidup ini adalah serangkaian proses yang saling terkait satu sama lain dan mimpi adalah doa yang terucap untuk kemudian langit mencatat doa doa itu , suatu hari doa doa itu melesat bagai anak panah yang menuju kita memberikan jawaban atas apa yang kau pinta pada Tuhan.
Langit selalu menyajikan hal yang tak habis untuk kita pelajari dan kita tafakuri.
beberapa waktu lalu tak sengaja ketika membuka situs youtube, ada iklan tentang pemanis makanan yang menyajikannya dalam sebuah bentuk serial film pendek. Dengan rasa penasaran aku ikti serial film pendek yang berjudul Sore Istri Dari Masa Depan. Ceritanya menarik dan unik, menceritakan kisah sore yang diperankan Tika Bravani yang datang dari masa depan untuk menjumpai suaminya yang diperankan Dion Wiyoko yang memiliki kebiasan buruk yang tak baik untuk kesehatannya, tujuannya adalah supada si dion ini tak cepet meninggal...sedih pokoknya.
Tapi yang membekas dihatiku adalah quote dari sore...luar biasa
"Tau gak kenapa senja itu menyenangkan?Kadang dia merah merekah bahagiaKadang dia hitam gelap berdukaTapi langit Selalu menerima senja apa adanya”
- tobe continued...
Comments
Post a Comment